<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6854804</id><updated>2011-07-15T07:35:17.578+07:00</updated><title type='text'>Klub Pencinta Buku</title><subtitle type='html'>Sebuah buku membangun sebuah pintu kehidupan baru untuk kita.&lt;br&gt;
Ayunan langkah kita lah yang membawa melewatinya.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Bayu Tenoyo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>24</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6854804.post-112176000307395293</id><published>2005-07-19T14:57:00.000+07:00</published><updated>2005-07-19T15:01:56.686+07:00</updated><title type='text'>Hari Ini Milik Anda</title><content type='html'>cuplikan: Hari Ini Milik Anda&lt;br /&gt;Judul Buku: La Tahzan&lt;br /&gt;Penerbit: Qisthi Press, 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu berada di pagi hari, janganlah menunggu sore tiba. Hari inilah yang akan Anda jalani; bukan hari kemarin yang telah berlalu dengan segala kebaikan dan keburukannya, dan juga bukan esok hari yang  belum tentu datang. Hari yang saat ini mataharinya menyinari Anda, dan siangnya menyapa Anda inilah hari Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umur Anda, mungkin tinggal hari ini. Maka anggaplah masa hidup Anda hanya hari ini saja, atau seakan-akan Anda dilahirkan hari ini dan mati hari ini juga. Dengan begitu, hidup Anda tak akan  tercabik-cabik diantara gumpalan keresahan, kesedihan, dan duka masa lalu dengan bayangan masa depan yang penuh ketidakpastian dan acapkali menakutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari ini pula, sebaiknya Anda mencurahkan seluruh perhatian kepedulian dan kerja keras. Dan pada hari inilah, Anda harus bertekad mempersembahkan kualitas shalat yang paling khusyu', bacaan Al Qur'an yang sarat tadabbur, dzikir dengan sepenuh hati, keseimbangan dalam segala hal, keindahan dalam akhlak, kerelaan dengan semua yang Allah berikan, perhatian terhadap keadaan sekitar, perhatian terhadap kesehatan jiwa dan raga, serta perbuatan baik terhadap sesama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari dimana Anda hidup saat inilah sebaiknya Anda membagi waktu dengan bijak. Jadikanlah setiap menitnya laksana ribuan tahun dan setiap detiknya laksana ratusan bulan; tanamlah kebaikan sebanyak-banyaknya pada hari itu; dan persembahkanlah sesuatu yang paling indah untuknya! Beristighfarlah ata semua dosa, ingatlah selalu kepada-Nya, bersiap-siaplah untuk sebuah perjalanan menuju alam keabadian, dan nikmatilah hari itu dengan segala kesenangan dan kebahagiaan! Terimalah rezki, isteri, suami, anak-anak, tugas-tugas, rumah, ilmu, dan jabatan Anda hari ini dengan penuh keridhaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka berpegang teguhlah dengan apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklah kamu termasuk orang yang bersyukur. (Qs Al-A'raf: 144)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hiduplah hari ini tanpa kesedihan, kegalauan, kemarahan, kedengkian dan kebencian!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda percaya pada diri Anda, dengan semangat dan tekad yang kuat Anda akan dapat menundukkan diri Anda untuk berpegang pada prinsip Aku hanya akan hidup hari ini. Prinsip inilah yang akan menyibukkan diri Anda setiap0 detik untuk selalu memperbaiki keadaan, mengembangkan semua potensi, dan mensucikan setiap amalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hari ini milik Anda", adalah ungkapan yang paling indah dalam "kamus kebahagiaan", kamus bagi mereka yang menginginkan kehidupan yang paling indah dan menyenangkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6854804-112176000307395293?l=klubcintabuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/feeds/112176000307395293/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6854804&amp;postID=112176000307395293' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/112176000307395293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/112176000307395293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/2005/07/hari-ini-milik-anda.html' title='Hari Ini Milik Anda'/><author><name>Bayu Tenoyo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6854804.post-111967011714046979</id><published>2005-06-25T10:25:00.000+07:00</published><updated>2005-06-25T10:32:37.803+07:00</updated><title type='text'>Yang Lalu Biar Berlalu</title><content type='html'>cuplikan: Yang Lalu Biar Berlalu&lt;br /&gt;Judul Buku: La Tahzan&lt;br /&gt;Penerbit: Qisthi Press, 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align:justify;"&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="float:left;color:#C30;font-size:80px;line-height:70px;padding-top:1px;padding-right:5px;font-family: times;"&gt;&lt;br /&gt;M&lt;/span&gt;engingat dan mengenang masa lalu, kemudian bersedih atas nestapa dan kegagalan di dalamnya merupakan tindakan bodoh dan gila. Itu, sama artinya dengan membunuh semangat, memupuskan tekad dan mengubur masa depan yang belum terjadi.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi orang yang berpikir, berkas-berkas masa lalu akan dilipat dan tak pernah dilihat kembali. Cukup ditutup rapat-rapat, lalu disimpan dalam ruang penglupaan, diikat dengan tali yang kuat dalam penjara pengacuhan selamanya, atau diletakkan di dalam ruang gelap yang tak tertembus cahaya. Yang demikian, karena masa lalu telah berlalu dan habis. Kesedihan tak akan mampu mengembalikannya lagi, keresahan tak akan sanggup memperbaikinya kembali, kegundahan tidak akan mampu merubahnya menjadi terang, dan kegalauan tidak akan dapat menghidupkannya kembali, karena ia memang sudah tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah hidup dalam mimpi buruk masa lalu, atau di bawah payung gelap masa silam; selamatkan diri Anda dari bayangan masa lampau! Adakah anda ingin mengembalikan air sungai ke hulu, matahari ketempatnya terbit, seorok bayi ke perut ibunya, air susu ke payudara sang ibu, dan air mata kepelopak mata? Ingat; keterikatan anda dengan masa lalu, keresahan anda atas apa yang telah terjadi padanya, keterbakaran emosi jiwa anda oleh api panasnya, dan kedekatan jiwa anda pada pintunya, adalah kondisi yang sangat naif, ironis, memprihatinkan, dan sekaligus menakutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca kembali lembaran masa lalu hanya akan memupuskan masa depan, mengendurkan semangat, dan menyia-nyiakan waktu yang demikian sangat berharga. Dalam Al-Qur'an, setiap kali usai menerangkan kondisi suatu kaum dan apa saja yang telah mereka lakukan. Allah selalu mengatakan, "Itu adalah umat yang lalu". Begitulah; ketika suatu perkara habis, maka selesai pula urusannya. Dan tak ada gunanya mengurai kembali bangkai zaman dan memutar kembali roda sejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang berusaha kembali ke masa lalu, adalah tak ubahnya orang yang menumbuk tepung, atau orang yang menggergaji serbuk kayu........&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6854804-111967011714046979?l=klubcintabuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/feeds/111967011714046979/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6854804&amp;postID=111967011714046979' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/111967011714046979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/111967011714046979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/2005/06/yang-lalu-biar-berlalu.html' title='Yang Lalu Biar Berlalu'/><author><name>Bayu Tenoyo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6854804.post-111952489763720778</id><published>2005-06-23T18:06:00.000+07:00</published><updated>2005-06-23T18:08:17.643+07:00</updated><title type='text'>Pikirkan dan Syukurilah!</title><content type='html'>cuplikan: Pikirkan dan Syukurilah!&lt;br /&gt;Judul Buku: La Tahzan&lt;br /&gt;Penerbit: Qisthi Press, 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, ingatlah setiap nikmat Allah yang dianugrahkan kepada Anda. Karena Dia telah meliputkan nikmat-Nya dari ujung rambut hingga ke bawah kedua telapak kaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu menghitung nikmat Allah niscaya kamu tidak akan sanggup menghitungnya. (Qs Ibrahim: 34)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesehatan badan, keamanan negara, sandang pangan, udara dan air; semuanya tersedia dalam hidup kita. Namun begitulah: Anda memiliki dunia, tetapi tidak pernah menyadarinya; Anda menguasai kehidupan, tetapi tidak pernah mengetahuinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, Dia menyempurnakan nikmat-Nya kepadamu lahir dan batin. (Qs Luqman: 20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda memiliki  dua mata, satu lidah, dua bibir, dua tangan, dan dua kaki.&lt;br /&gt;Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan. (Qs Ar-Rahman: 13).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda mengira bahwa, berjalan dengan kedua kaki itu sesuatu yang sepele, sedang kaki acapkali menjadi bengkak bila digunakan jalan terus-menerus tiada henti? Apakah anda mengira bahwa berdiri tegak di atas kedua betis itu sesuatu yang mudah, sedang keduanya bisa saja tidak kuat dan suatu ketika patah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sadarilah, betapa hinanya diri anda manakala tertidur lelap ketika sanak saudara di sekitar anda masih banyak yang tidak bisa tidur karena sakit yang mengganggunya? Pernakah anda merasa nista manakala dapat menyantap makanan lezat dan minuman dingin saat masih banyak orang disekitar anda yang tidak bisa makan dan minum karena sakit?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba pikirkan; betapa besarnya fungsi pendengaran yang dengannya Allah menjauhkan anda dari ketulian. Coba renungkan dan raba kembali mata anda yang tidak buta, ingatlah dengan kulit anda yang terbebas dari penyakit lepra dan supak, dan renungkanlah betapa dahsyatnya fungsi otak anda yang selalu sehat dan terhindar dari kegilaan yang menghinakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah anda menukar mata anda dengan emas sebesar gunung Uhud, menjual pendengaran anda seharga perak satu bukit? Apakah anda mau membeli istana-istana yang menjulang tinggi dengan lidah anda, namun anda bisu? Maukah anda menukar kedua tangan anda dengan untaian mutiara, tetapi tangan anda buntung?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah sebenarnya anda berada dalam kenikmatan tiada tara dan kesempurnaan tubuh, tetapi anda tidak menyadarinya. Anda tetap resah, suntuk, sedih, dan gelisah, meskipun anda masih mempunyai nasi hangat untuk disantap, air segar untuk diteguk, waktu yang tenang untuk tidur pulas, dan kesehatan untuk terus berbuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda acapkali memikirkan sesuatu yang tidak ada, sehingga anda pun lupa mensyukuri yang sudah ada. Jiwa anda mudah terguncang hanya karena kerugian materi yang mendera. Padahal, sesungguhnya anda masih memegang kunci kebahagiaan, memiliki jembatan pengantar kebahagiaan, karunia kenikmatan, dan lain sebagainya. Maka pikirkan semua itu, dan kemudian syukurilah!&lt;br /&gt;Dan, pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan (Qs Adz-Dzariyat: 21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikirkan dan renungkan apa yang ada pada diri, keluarga, rumah, pekerjaan, kesehatan, dan apa saja yang tersedia disekeliling anda. Dan janganlah termasuk golongan...&lt;br /&gt;Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkarinya (Qs An-Nahl: 83)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6854804-111952489763720778?l=klubcintabuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/feeds/111952489763720778/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6854804&amp;postID=111952489763720778' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/111952489763720778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/111952489763720778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/2005/06/pikirkan-dan-syukurilah.html' title='Pikirkan dan Syukurilah!'/><author><name>Bayu Tenoyo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6854804.post-111600157226891781</id><published>2005-05-13T23:22:00.000+07:00</published><updated>2005-05-13T23:26:12.273+07:00</updated><title type='text'>Ya Allah</title><content type='html'>cuplikan: Ya Allah&lt;br /&gt;Judul Buku: La Tahzan&lt;br /&gt;Penerbit: Qisthi Press, 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua yang ada di langit dan di bumi selalu meminta pada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan. (Qs Ar-Rahman:29)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika laut bergemuruh, ombak menggunung, dan angin bertiup kencang menerjang, semua penumpang kapal akan panik dan menyeru, "Ya Allah!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seorang tersesat di tengah gurun pasir; kendaraan menyimpang jauh dari jalurnya; dan para kafilah bingung menentukan arah perjalanannya, mereka akan menyeru, "Ya Allah !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika musibah menimpa, bencana melanda, dan tragedi terjadi, mereka yang tertimpa akan selalu berseru, "Ya Allah!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pintu-pintu permintaan telah tertutup, dan tabir-tabir permohonan digeraikan, orang-orang mendesah, "Ya Allah!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika semua cara tak mampu menyelesaikan, setiap jalan terasa menyempit, harapan terputus, dan semua jalan pintas membuntu, mereka pun menyeru, "Ya Allah!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika bumi terasa menyempit dikarenakan himpitan persoalan hidup dan jiwa serasa seolah tertekan oleh beban berat kehidupan yang harus Anda pikul, menyerulah, "Ya Allah!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuingat Engkau saat malam begitu gelap&lt;br /&gt;gulita dan wajah zaman berlumuran debu hitam&lt;br /&gt;Kusebut nama-Mu dengan lantang di saat fajar menjelang,&lt;br /&gt;dan fajar pun merekah seraya menebar senyuman indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap ucapan baik, doa yang tulus, rintihan yang jujur, air mata yang menetes penuh keikhlasan, dan semua keluhan yang menggundahgulanakan hati adalah hanya pantas ditujukan kehadirat-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap dini hari menjelang, tengadahkan kedua telapak tangan, julurkan lengan penuh harap, dan arahkan terus tatapan matamu ke arah-Nya untuk memohon pertolongan! Ketika lidah bergerak, tak lain hanya untuk menyebut, mengingat dan berdzikir dengan nama-Nya. Dengan begitu, hati akan tenang, jiwa akan damai, syaraf tak lagi menegang, dan iman kembali berkobar-kobar. Demikianlah, dengan selalu menyebut nama-Nya, keyakinan akan semakin kokoh. Karena (Allah Maha Lembut terhadap hamba-hamba-Nya (Qs Asy-Syu'ara:19))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.............&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6854804-111600157226891781?l=klubcintabuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/feeds/111600157226891781/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6854804&amp;postID=111600157226891781' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/111600157226891781'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/111600157226891781'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/2005/05/ya-allah.html' title='Ya Allah'/><author><name>Bayu Tenoyo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6854804.post-111065441763554233</id><published>2005-03-13T02:05:00.000+07:00</published><updated>2005-08-23T16:52:40.373+07:00</updated><title type='text'>Judul Buku : La Tahzan (Jangan Bersedih)</title><content type='html'>Penerbit: Qisthi Press, 2004&lt;br /&gt;Penulis: DR. 'Aidh al-Qarni&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pengantar Penulis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;.....&lt;br /&gt;Pertama, buku ini ditulis untuk mendatangkan, kebahagiaan, ketenangan, kedamaian, kelapangan hati, membuka pintu optimisme dan menyingkirkan segala kesulitan demi meraih masa depan yang lebih indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini merupakan pengetuk hati agar selalu ingat akan rahmat dan ampunan Allah, bertawakkal dan berbaik sangka kepada- Nya, mengimani Qadha' dan Qadar-Nya, menjalani hidup sesuai apa adanya, melepaskan kegundahan tentang masa depan, dan mengingat nikmat Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, buku ini mencoba memberikan resep-resep bagaimana mengusir rasa duka, cemas, sedih, tertekan, dan putus asa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, saya berusaha menyertakan dalil-dalil dari Al-Qur'an dan hadits yang sesuai dengan tema bahasan. Selain  itu, tak jarang saya nukilkan pula pelbagai pemisalan yang  bagus, kisah yang penuh 'ibrah dan mengandung pelajaran yang berharga, serta bait-baikt syair yang memiliki kekuatan. Dalam banyak tempat, para pembaca juga akan mempunyai kutipan-kutipan dari perkataan para bijak bestari, dokter dan sastrawan. Demikianlah, semua hal yang ada dalam buku ini hanya ingin mengajak Anda untuk senantiasa berbahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, buku ini bersifat umum, alias untuk siapa saja. Singkatnya, untuk kaum muslim maupun non-muslim. Pasalnya, pembicaraan dalam buku ini secara umum adalah berkaitan watak dan sifat naluriah dan persoalan-persoalan umum kejiwaan manusia. Namun begitu, buku ini tetap menempatkan Manhaj Rabbani sebagai penyuluh. Karena memang manhaj itulah yang menjadi agama fitrah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, dalam buku ini pembaca tidak akan hanya menjumpai kutipan-kutipan pernyataan dari orang-orang Timur, tetapi juga dari orang Barat. Namun demikian, saya berharap tidak ada tudingan negatif terhadap diri saya berkaitan deengan hal ini. Karena, bagaimanapun saya yakin bahwa hikmah itu adalah laksana barang yang hilang dari kaum muslim. Artinya, maka dimanapun barang itu ada masih berhak kita ambil kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam, saya sengaja tidak menggunakan catatan kaki dalam buku ini . Ini tak lebih hanya untuk meringankan dan memudahkan pembaca. Karena, dengan begitu paling tidak buku ini akan menjadi bacaan yang berkesinambungan dan memberikan pemahaman yang tidak terpotong-potong. Dan untuk itu, setiap referensi dari masing-masing kutipan selalu saya sebut langsung dalam setiap paragraph yang menyebutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketujuh, dalam mengutip, saya tidak mencatat nomor halaman dan volume sumbernya. Mengapa? Karena hal itu sudah lazim dilakukan oleh orang-orang sebelum saya, dan saya mengikuti mereka. Saya kira ini lebih bermanfaat dan lebih memudahkan. Kadang kala saya menuliskannya sesuai dengan teks yang ada di dalam buku sumbernya, dan kadang kala ada sedikit penyuntingan atau penyesuaian dengan pemahaman saya terhadap buku ataupun artikel yang pernah saya baca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedelapan, saya tidak menyusun buku dalam sistematika bab-bab dan pasal-pasal yang banyak. Yang saya lakukan adalah menulis dengan gaya yang sangat variatif. Adakalanya saya membeberkan beberapa permasalahan dalam beberapa paragraf, kemudian saya berpindah dari permasalahan satu ke permasalahan yang lain, dan kembali lagi pada bahasan yang sama setelah beberapa halaman pembahasan yang berbeda. Ini saya tujukan agar lebih sedap dibaca, lebih enak dan tidak membosankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesembilan, saya tidak memberi nomor surat dan ayat serta tidak pernah menyebutkan perawi hadits. Meski demikian, bila hadits yang sebutkan itu lemah, maka saya selalu mengingatkannya. Adapun bila hadits itu shahih, maka saya hanya menyebutkannya hadits shahih dan kadangkala tidak memberi catatan apapun..... (catatan : dalam buku terjemahan ini sekiranya ditemui ayat dari Al Qur'an, ayat dan surat Al Qur'an disebutkan nomornya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesepuluh, mungkin pembaca melihat ada beberapa pengulangan sejumlah materi. Meski demikian, saya selalu berusaha mengemasnya dalam metode dan struktur pembahasan yang berbeda. Ini memang sengaja saya lakukan untuk semakin menguatkan pemahaman kita dengan cara menyajikannya lebih sering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.......................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sebagian dari) Daftar Isi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href='http://klubcintabuku.blogspot.com/2005/05/ya-allah.html'&gt;Ya Allah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href='http://klubcintabuku.blogspot.com/2005/06/pikirkan-dan-syukurilah.html'&gt;Pikirkan dan Syukurilah!&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href='http://klubcintabuku.blogspot.com/2005/06/yang-lalu-biar-berlalu.html'&gt;Yang Lalu Biar Berlalu&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href='http://klubcintabuku.blogspot.com/2005/07/hari-ini-milik-anda.html'&gt;Hari Ini Milik Anda&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Biarkan Masa Depan Datang Sendiri&lt;br /&gt;Cara Mudah Menghadapi Kritikan Pedas&lt;br /&gt;Jangan Menunggu "Terima Kasih" dari Seseorang&lt;br /&gt;Berbuat Baik Terhadap Orang Lain, Melapangkan Dada&lt;br /&gt;Isi Waktu Luang dengan Berbuat!&lt;br /&gt;Jangan Latah!&lt;br /&gt;...............................&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6854804-111065441763554233?l=klubcintabuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/feeds/111065441763554233/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6854804&amp;postID=111065441763554233' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/111065441763554233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/111065441763554233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/2005/03/judul-buku-la-tahzan-jangan-bersedih.html' title='Judul Buku : La Tahzan (Jangan Bersedih)'/><author><name>Bayu Tenoyo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6854804.post-109929561845732738</id><published>2004-11-01T14:20:00.000+07:00</published><updated>2004-11-01T14:53:38.456+07:00</updated><title type='text'>Membuat Visi Peran</title><content type='html'>cuplikan : Tahapan 3&lt;br /&gt;Judul Buku : Breaking The Time&lt;br /&gt;Penerbit : Kreasi Cerdas Utama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Anda menentukan peran sesuai dengan misi yang Anda buat, tibalah saatnya bagi Anda untuk 'bermimpi'. Sekarang, Anda perlu membuat visi tentang masa depan Anda. Visi ibarat mimpi karena kita membayangkan sesuatu yang bersifat harapan. Visi adalah kemampuan untuk melihat apa yang saat ini belum terwujud.&lt;br /&gt;..........&lt;br /&gt;Ketika Anda membuat visi, Anda perlu membuatnya berdasarkan kemauan sendiri. Anda perlu membuatnya  berdasarkan potensi dan bakat anda sendiri. Berdasarkan kemampuan  dan kelebihan yang anda miliki saat ini. Atau yang Anda pandang merupakan kelebihan dan kemampuan yang akan Anda miliki. Bukan berdasarkan pandangan orang lain tentang kemampuan dan kelebihan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Visi adalah cita-cita dan harapan tentang masa depan Anda sendiri.  Anda akan bergairah mencapai visi Anda, jika visi sesuai dengan misi hidup Anda. Pada saat itu visi berubah menjadi motivator yang begitu kuat, yang pada gilirannya menjadi "pembakar" semangat Anda. Ini merupakan energi yang membuat hidup Anda menjadi suatu petualangan yang menarik. Suatu petualangan untuk meraih cita-cita, sehingga Anda berani berkata "ya!" terhadap peluang atau pilihan yang sesuai dengan cita-cita Anda. Sebaliknya berani berkata "tidak!" dengan damai dan penuh keyakinan diri terhadap hal-hal yang kurang sesuai dengan cita-cita Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri-Ciri Visi&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Terukur&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Fleksibel&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Terjangkau&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menarik&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jelas&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Singkat&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Cara Membuat Visi Peran&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Menciptakan Visi Besar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menciptakan Visi Peran Anda&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Letakkan di tempat yang Mudah Dilihat atau Mudah Dibawa-bawa&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6854804-109929561845732738?l=klubcintabuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/feeds/109929561845732738/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6854804&amp;postID=109929561845732738' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/109929561845732738'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/109929561845732738'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/11/membuat-visi-peran.html' title='Membuat Visi Peran'/><author><name>Bayu Tenoyo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6854804.post-109478974551546055</id><published>2004-09-10T11:01:00.000+07:00</published><updated>2004-09-10T13:43:54.936+07:00</updated><title type='text'>Menentukan Peran</title><content type='html'>cuplikan : Tahapan 2&lt;br /&gt;Judul Buku : Breaking The Time&lt;br /&gt;Penerbit : Kreasi Cerdas Utama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misi hidup tidak ada gunanya jika tidak ada penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Ketika menerapkan misi, kita akan menerapkannya dalam berbagai peran hidup kita. Peran adalah posisi atau kedudukan di mana seseorang diharapkan melakukan perilaku tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan ini, setiap orang memiliki peran yang bermacam-macam. Peran-peran itu dijalankan oleh setiap orang secara berbarengan menurut takaran yang berbeda. Ada peran yang utama, karena waktu dan tenaga kita lebih banyak tercurah disana. Ada pula peran pembantu, yang walau membutuhkan porsi waktu dan tenaga yang kecil, namun tetap juga harus diperhatikan. Pendek kata tidak ada orang yang hanya memiliki satu peran. Sebagai contoh, Anda mungkin mempunyai peran sebagai karyawan, di samping itu sebagai mahasiswa sekaligus anak dari sebuah keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang tidak dapakt seimbang dalam memenuhi perannya kemungkinan besar akan mengalami kegagaln dan kekecewaan hidup.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita perlu menciptakan sinergi antar peran kita. Sinergi antar peran dapat menghemat waktu maupun tenaga. Dengan mengajak anak ke toko buku, kita dapat mengembangkan diri sebagai upaya menjalankan peran pekerjaan sekaligus pada saat yang sama membina hubungan yang lebih baik dengan anak sebagai upaya menjalankan peran keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah aplikatif untuk menentukan peran :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Menginventarisir Peran&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menyeleksi Peran&lt;/li&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Menyisihkan Peran yang tidak Sesuai dengan Misi Hidup&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengelompokkan Peran-peran Sejenis&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6854804-109478974551546055?l=klubcintabuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/feeds/109478974551546055/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6854804&amp;postID=109478974551546055' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/109478974551546055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/109478974551546055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/09/menentukan-peran.html' title='Menentukan Peran'/><author><name>Bayu Tenoyo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6854804.post-109325104076669642</id><published>2004-08-23T14:47:00.000+07:00</published><updated>2004-09-10T13:44:39.303+07:00</updated><title type='text'>Membuat Misi</title><content type='html'>cuplikan : Tahapan 1&lt;br /&gt;Judul Buku : Breaking The Time&lt;br /&gt;Penerbit : Kreasi Cerdas Utama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengendalikan waktu dengan metode &lt;em&gt;Breaking The Time&lt;/em&gt; dimulai dari membuat misi. Sebab misi menjawab pertanyaan yang paling mendasar dari keberadaan kita di dunia. Siapa sebenarnya kita? Dan apa maksud keberadaan kita di dunia? Setiap orang mungkin saja mempunyai jawaban yang berbeda-beda. Namun apapun jawabannya, sadar atau tidak, mencerminkan misi hidup anda.&lt;br /&gt;.....&lt;br /&gt;Seberapa penting misi bagi kehidupan kita? Sadar atau tidak, misi sangat mempengaruhi kehidupan kita. Semua tindakan dipengaruhi olehnya. Jika hidup ini berarti memilih untuk melakukan sesuatu atau tidak melakukan sesuatu, maka misilah yang menuntun kita untuk menentukan pilihan tersebut.&lt;br /&gt;......&lt;br /&gt;Ciri-ciri Misi :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Luhur&lt;/strong&gt; : Misi hidup positif adalah misi yang luhur dan ideal. .....&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Fleksibel&lt;/strong&gt; : ..... Tidak terlalu kaku, dan memberi ruang bagi perubahan-perubahan cara untuk mencapai tujuan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Menarik&lt;/strong&gt; : Misi yang menarik berarti misi yang mampu memotivasi penyandangnya untuk senantiasa menjalankan dan mempertahankannya dalam situasi. .....&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Spiritual&lt;/strong&gt; : Spiritual di sini berarti misi bersifat non materi dan abstrak. ....&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Jelas&lt;/strong&gt; : Misi harus jelas, sehingga mudah memahami dan menghayatinya. ....&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Singkat&lt;/strong&gt; : Misi sebaiknya singkat dan padat. .....&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;......&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cara membuat Misi :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1. Menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut :&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Siapa saya ?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengapa saya ada ?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apa keunggulan/kelebihan yang saya miliki?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Untuk siapa saya bekerja?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apa hasil/produk dari pekerjaan saya?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dimana saya mengerjakannya? (opsional)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;2. Menggabungkan jawaban pertanyaan tentang misi menjadi satu atau beberapa kalimat.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6854804-109325104076669642?l=klubcintabuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/feeds/109325104076669642/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6854804&amp;postID=109325104076669642' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/109325104076669642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/109325104076669642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/08/membuat-misi.html' title='Membuat Misi'/><author><name>Bayu Tenoyo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6854804.post-109229198705170623</id><published>2004-08-12T13:09:00.000+07:00</published><updated>2004-11-01T14:56:02.310+07:00</updated><title type='text'>Judul Buku : Breaking The Time</title><content type='html'>Penerbit : Kreasi Cerdas Utama&lt;br /&gt;Penulis : Satria Hadi Lubis, MM, MBA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuplikan Pendahuluan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Sebagai manusia normal, kita pasti berharap hidup sukses. Tidak ada seorang pun di antara kita yang ingin hidupnya gagal. Namun bagai pepatah yang mengatakan "tak ada kesuksesan tanpa usaha", kesuksesan bukanlah suatu hal yang datang tiba-tiba. Ia datang kepada kita melalui jalan &lt;b&gt;keteguhan, kecerdikan, dan ketekunan&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;Tak mungkin kita memanen tanaman tanpa adanya kemauan untuk menanamnya lebih dahulu. Kemudian mengetahui cara menanam yang benar dan sabar memeliharanya. Sukses dalam hidup merupakan hasil panen dari "bibit" usaha yang kita tanam, Anda tak mungkin mengingkari 'hukum tanaman' itu. Itulah hukum alam (&lt;i&gt;sunnatullah&lt;/i&gt;) yang tak akan berubah sepanjang jaman&lt;/p&gt;&lt;p&gt;..... &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Mengapa perlu membaca buku ini ?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;....Buku ini bukan hanya membahas tentang mengatur waktu, tapi juga tentang 'menerobos' waktu (&lt;i&gt;Breaking The Time&lt;/i&gt;). Membahas bagaimana agar anda menguasai waktu, bukan dikuasai waktu. 'Menghancurkan' penjara waktu yang mengekang dan membuat Anda 'bebas' serta tidak merasa bersalah dengan pengaturan waktu. Justru merasa nyaman dan lapang dengan waktu Anda, walau sesibuk apaapun. Inilah metode &lt;i&gt;Breaking The Time &lt;/i&gt;(menerobos waktu) yang berbeda dengan cara pengaturan waktu yang biasa anda ketahui.&lt;br /&gt;....&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Daftar Isi&lt;br /&gt;&lt;a href="http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/08/membuat-misi.html"&gt;Tahapan 1 Membuat Misi &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/09/menentukan-peran.html"&gt;Tahapan 2 Menentukan Peran &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/11/membuat-visi-peran.html"&gt;Tahapan 3 Membuat Visi Peran&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;Tahapan 4 Membuat Rencana Pekanan&lt;br /&gt;Tahapan 5 Membuat Rencana Harian &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6854804-109229198705170623?l=klubcintabuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/feeds/109229198705170623/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6854804&amp;postID=109229198705170623' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/109229198705170623'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/109229198705170623'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/08/judul-buku-breaking-time.html' title='Judul Buku : Breaking The Time'/><author><name>Bayu Tenoyo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6854804.post-108517862150948506</id><published>2004-05-22T05:27:00.000+07:00</published><updated>2004-09-10T13:45:37.063+07:00</updated><title type='text'>Spesies Semut</title><content type='html'>cuplikan : Bab 3&lt;br /&gt;Judul Buku : Keajaiban pada Semut&lt;br /&gt;Penerbit : Dzikra&lt;br /&gt;Penulis : Harun Yahya&lt;br /&gt;Situs : &lt;a href="http://www.harunyahya.com/indo/buku/semut05.htm"&gt;Harun Yahya - Semut&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;Semut Pemotong Daun&lt;/h3&gt;&lt;br /&gt;&lt;table&gt;&lt;br /&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img src="http://img67.photobucket.com/albums/v203/bayutenoyo/klubcintabuku/semut.jpg" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;Semut pemotong daun sedang bekerja.&lt;br /&gt;Ciri-ciri khusus semut pemotong daun, yang juga di-sebut "Atta", adalah kebiasaan mereka membawa potongan daun yang mereka potong di atas kepalanya. Semut ini bersembunyi di bawah daun, yang sangat besar dibandingkan ukuran tubuh mereka. Daun ini mereka tahan dengan dagu yang terkatup rapat. Oleh karena itu, perjalanan pulang semut pekerja setelah bekerja seharian memberi pemandangan sangat menarik. Orang yang melihatnya akan merasa seolah lantai hutan menjadi hidup dan berjalan. Di hutan hujan, pekerjaan mereka mengambil sekitar 15 persen produksi daun. Alasan mereka membawa potongan daun tentu saja bukan untuk perlindungan dari matahari. Semut ini juga tidak memakan potongan daun. Lalu, bagaimana mereka memanfaatkan begitu banyak daun?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata Atta menggunakan daun untuk memproduksi jamur. Daun itu sendiri tidak dapat mereka makan karena di dalam tubuh mereka tak ada enzim yang dapat mencerna selulosa dalam daun. Semut pekerja menumpuk potongan daun setelah ia kunyah, dan ia sim-pan di ruang-ruang dalam sarang di bawah tanah. Di ruangan ini mereka menanam jamur di atas daun. Dengan ini, mereka memperoleh protein yang mereka butuhkan dari pucuk jamur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, jika Atta disingkirkan, kebun itu biasanya mulai rusak dan segera tersaingi jamur liar. Lalu, bagaimana Atta, yang membersihkan kebunnya hanya sebelum "penanaman", terlindung dari jamur liar? Cara menjaga kultur murni jamur tanpa harus selalu disiangi tampaknya bergantung pada air liur yang dimasukkan semut ke dalam kompos saat mereka mengunyah. Diduga air liur tersebut mengandung antibiotik yang menghambat pertumbuhan jamur yang tak diinginkan. Air liur juga mungkin mengandung zat pen-dukung pertumbuhan untuk jamur yang tepat.21 Yang harus direnungkan adalah: Bagaimana semut ini belajar membudidayakan jamur? Apakah mungkin, pada suatu hari seekor semut kebetulan mengambil daun dengan mulutnya dan mengunyahnya? Lalu secara kebetulan lagi ia menempatkan cairan yang kini mirip bubur ini di atas lapisan daun kering yang benar-benar secara kebetulan merupakan lahan yang cocok? Dan semut lain membawa potongan jamur dan menanamnya di situ? Dan akhirnya semut itu tahu di situ akan tumbuh sejenis makanan yang dapat mereka makan, sehingga mereka mulai membersihkan kebun, membuang bahan yang tak perlu, dan memanennya? Lalu mereka menyampaikan proses ini kepada seluruh koloni satu per satu? Selain itu, mengapa mereka membawa semua daun itu ke sarang meskipun tak dapat mereka makan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, bagaimana semut ini mampu menciptakan air liur yang mereka gunakan saat mengunyah daun untuk memproduksi jamur? Kalaupun misalnya mereka entah bagaimana dapat membentuk air liur ini, dengan informasi apa mereka dapat memproduksi antibiotik dalam air liur mereka yang mencegah terbentuknya jamur liar? Bukankah diperlukan pengetahuan ilmu kimia yang signifikan untuk bisa mencapai proses seperti itu? Andaipun mereka memiliki pengetahuan itu - yang mustahil terjadi - bagaimana mereka bisa menerapkannya dan membuat air liur mereka memiliki ciri-ciri zat antibiotik ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita pikirkan bagaimana semut dapat mewujudkan peristiwa mukjizat ini, muncullah ratusan pertanyaan serupa, yang satu pun tak ada jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain pihak, jika diberikan satu penjelasan, semua pertanyaan ini bisa dijawab. Semut telah dirancang dan diprogram untuk mengerjakan tugas yang mereka laksanakan. Peristiwa yang diamati tadi sudah cukup untuk membuktikan bahwa semut dimunculkan, dengan mengetahui ilmu pertanian. Pola perilaku kompleks seperti ini bukanlah fenomena yang bisa berkembang bertahap seiring waktu. Pola-pola ini adalah hasil dari pengetahuan yang komprehensif dan kecerdasan yang tinggi. Maka dari itu, klaim evolusionis bahwa perilaku menguntungkan diseleksi seiring waktu dan organ yang diperlukan berkembang melalui mutasi, kini tampak sama sekali tak logis. Tentu hanya Allah yang memberikan pengetahuan ini kepada semut dari hari pertama, dan Yang menciptakan mereka dengan segala segi yang menakjubkan ini. Allah-lah sang Pen-cipta. Berbagai keunikan semut Atta yang di atas memberikan suatu gambaran yang akan sering kita temui di seluruh buku ini. Kita membicarakan suatu makhluk hidup yang tak memiliki kemampuan berpikir, tetapi tetap saja dapat menyelesaikan tugas besar yang memperlihatkan adanya kecerdasan tinggi. Hal ini tak terbayangkan oleh manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;Lalu, apa arti semua ini?&lt;/h3&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya hanya satu dan sederhana: Jika hewan ini tidak memiliki kemampuan berpikir untuk memungkinkannya melakukan apa yang ia lakukan, berarti ada kecerdasan, ada Kebijakan sosok lain. Sang Pencipta, yang menciptakan semut, menjadikan pula hewan ini mampu melakukan hal-hal di luar kapasitasnya sendiri. Demikianlah Dia menunjukkan keberadaan-Nya dan keunggulan dalam ciptaan-Nya. Semut bertindak menurut ilham Allah dan kecerdasan yang ditampilkan sebenarnya adalah kearifan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, situasi serupa berlangsung di seluruh dunia hewan. Kita bertemu berbagai makhluk yang menampilkan kecerdasan yang sangat tinggi meskipun mereka tak memiliki pikiran yang mandiri atau kapasitas nalar. Semut adalah salah satu hewan yang paling mencolok dan seperti hewan lain, sebenarnya bertindak sesuai dengan program yang diberikan oleh Kehendak yang melatihnya. Ini mencerminkan kearifan dan kekuasaan si Pemilik Kehendak, yakni Allah.&lt;br /&gt;.....&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6854804-108517862150948506?l=klubcintabuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/feeds/108517862150948506/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6854804&amp;postID=108517862150948506' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108517862150948506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108517862150948506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/05/spesies-semut.html' title='Spesies Semut'/><author><name>Bayu Tenoyo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6854804.post-108495178282536408</id><published>2004-05-19T13:11:00.000+07:00</published><updated>2004-09-10T13:46:13.793+07:00</updated><title type='text'>Komunikasi dalam Masyarakat</title><content type='html'>cuplikan : Bab 2&lt;br /&gt;Judul Buku : Keajaiban pada Semut&lt;br /&gt;Penerbit : Dzikra&lt;br /&gt;Penulis : Harun Yahya&lt;br /&gt;Situs : &lt;a href="http://www.harunyahya.com/indo/buku/semut04.htm"&gt;Harun Yahya - Semut&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Quran memberi informasi menarik saat membicarakan tentara Nabi Sulaiman as. dan menyebut adanya "sistem komunikasi" yang maju di antara semut. Ayat itu sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Hingga apabila mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut: "Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari. (Surat An-Naml: 18) &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian ilmiah tentang semut pada abad ini me-nunjukkan adanya jaringan komunikasi yang luar biasa di antara makhluk ini. Dalam artikel di majalah National Geographic, hal ini dijelaskan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kepala semut terdapat organ-organ indra maje-muk, besar dan kecil, untuk menangkap isyarat visual dan kimiawi yang vital bagi koloni, yang mungkin terdiri atas sejuta lebih pekerja, yang semuanya betina. Otaknya mengandung setengah juta sel saraf; matanya majemuk, antenanya berfungsi sebagai hidung dan ujung jari. Tonjolan di bawah mulut menjadi indra pengecap; bulu menjadi indra peraba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekalipun tidak kita perhatikan, semut memiliki metode komunikasi yang cukup berbeda berkat organ pengindra mereka yang peka. Mereka menggunakan organ indra ini setiap saat dalam hidup mereka, dari menemukan mangsa hingga saling mengikut sesamanya, dari membangun sarang hingga bertarung. Sistem komunikasi mereka membuat kita - sebagai manusia yang berakal budi - kagum pada 500.000 sel saraf yang termuat dalam 2 atau 3 milimeter tubuh mereka. Harus kita ingat di sini, setengah juta sel saraf dan sistem komunikasi yang rumit tersebut dimiliki oleh semut yang ukuran tubuhnya hampir sepersejuta tubuh manusia.&lt;br /&gt;....&lt;br /&gt;Pertama-tama semut pencari pergi ke sumber makanan yang baru ditemukan. Lalu mereka memanggil semut lain dengan cairan yang mereka sekresikan dalam kelenjar yang disebut feromon(*). Saat kerumunan di sekitar makanan membesar, sekresi feromon membatasi pekerja lagi. Jika makanan sangat kecil atau jauh, pencari menyesuaikan jumlah semut yang mencoba mencapai makanan dengan mengeluarkan isyarat. Jika makanan besar, semut mencoba lebih giat untuk meninggalkan lebih banyak jejak, sehingga lebih banyak semut dari sarang yang membantu para pemburu. Apa pun yang terjadi, tak pernah ada masalah dalam konsumsi makanan dan pemindahannya ke sarang, karena di sini ada "kerja tim" yang sempurna.&lt;br /&gt;....&lt;br /&gt;Kenyataan bahwa mereka dapat mengidentifikasi zat kimia secara tepat begitu menetas menunjukkan adanya "instruktur" yang memberi mereka pen-didikan ilmu kimia saat menetas. Mengklaim hal sebaliknya berarti menerima bahwa semut telah mempelajari ilmu kimia perlahan-lahan dan mulai melakukan percobaan: ini melanggar logika. Semut mengenal zat-zat kimia ini tanpa pendidikan apa pun saat menetas. Kita tak bisa berkata bahwa semut lain atau makhluk hidup lain adalah "guru" semut itu. Tak ada serangga, tak ada makhluk hidup - termasuk manusia - yang mampu mengajari semut cara memproduksi zat kimia dan berkomunikasi dengannya. Jika ada tindakan pengajaran sebelum lahir, satu-satunya kehendak yang mampu melakukan tindakan ini adalah Allah, yang merupakan Pencipta segala makhluk dan "Rabb (Pendidik)" langit dan bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;....&lt;br /&gt;Bagi mata yang dapat melihat, semua mukjizat yang diciptakan di sekelilingnya, dan bagi hati yang dapat merasa, cukuplah ia melihat sistem komunikasi luar biasa dari semut yang berukuran begitu kecil, maka ia akan menghargai kekuatan, pengetahuan, dan hikmah tak terbatas milik Allah, yang merupakan Pemilik tunggal dan Penguasa segala makhluk hidup. Dalam Al Quran, Allah menyebut orang-orang yang tidak memiliki kemampuan ini dan yang tidak menghargai kekuasaan-Nya sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada. (Surat Al-Hajj: 46)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6854804-108495178282536408?l=klubcintabuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/feeds/108495178282536408/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6854804&amp;postID=108495178282536408' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108495178282536408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108495178282536408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/05/komunikasi-dalam-masyarakat.html' title='Komunikasi dalam Masyarakat'/><author><name>Bayu Tenoyo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6854804.post-108484787974302421</id><published>2004-05-18T09:37:00.000+07:00</published><updated>2004-09-10T13:46:44.366+07:00</updated><title type='text'>Kehidupan Sosial</title><content type='html'>cuplikan : Bab 1&lt;br /&gt;Judul Buku : Keajaiban pada Semut&lt;br /&gt;Penerbit : Dzikra&lt;br /&gt;Penulis : Harun Yahya&lt;br /&gt;Situs : &lt;a href="http://www.harunyahya.com/indo/buku/semut02.htm" target="_new"&gt;Harun Yahya&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah disebutkan bahwa semut hidup berkoloni dan di antara mereka terdapat pembagian kerja yang sempurna. Jika diteliti, kita dapati sistem mereka memiliki struktur sosial yang cukup menarik. Mereka pun mampu berkorban pada tingkat yang lebih tinggi daripada manusia. Salah satu hal paling menarik dibandingkan manusia, mereka tidak mengenal konsep semacam diskriminasi kaya-miskin atau perebutan kekuasaan.&lt;br /&gt;….&lt;br /&gt;Sebagian koloni semut begitu pada populasinya dan luas daerah hidupnya, sehingga tak mungkin bisa dijelaskan bagaimana mereka dapat membentuk tatanan yang sempurna.&lt;br /&gt;….&lt;br /&gt;Sebagai contoh koloni yang besar ini, misalnya spesies semut Formica yesensis, yang hidup di pantai Ishikari, Afrika. Koloni semut ini tinggal di 45.000 sarang yang saling berhubungan di wilayah seluas 2,7 kilometer persegi. Koloni yang memiliki sekitar 1.080.000 ratu dan 306.000.000 pekerja ini dinamai “koloni super” oleh para peneliti.&lt;br /&gt;….&lt;br /&gt;Namun, koloni semut tidak memerlukan polisi, satpam, atau hansip. Dan mengingat tugas sang ratu – yang kita anggap sebagai pemimpin koloni – hanya melestarikan spesies, semut-semut ini sebenarnya tidak punya pemimpin atau penguasa. Jadi, diantara mereka tidak ada hierarki berdasarkan rantai komando.&lt;br /&gt;….&lt;br /&gt;Dalam dunia semut tidak ada pemimpin, perencanaan, atau pemrograman. Dan yang terpenting adalah bahwa tidak ada rantai komando, seperti sudah disebutkan. Tugas-tugas terumit dalam masyarakat ini terlaksana tanpa tertunda karena adanya organisasi diri yang sangat canggih. Misalkan : Bila koloni mengalami paceklik, semut pekerja segera berubah menjadi semut “pemberi makan” dan mulai memberi makan sesamanya dengan partikel makanan dalam perut cadangannya. Bila koloni kelebihan makanan, mereka melepaskan identitas ini dan kembali menjadi semut pekerja.&lt;br /&gt;….&lt;br /&gt;Agar sistem yang sangat terorganisasi ini muncul, mesti ada “kehendak utama” yang mengilhami mereka mengerjakan tugas dan memerintah mereka. Kalau tidak, pasti terjadi kekacauan besar, bukan ketertiban. Dan kehendak utama ini adalah milik Allah, yang memiliki segala sesuatu, yang Mahakuasa, yang mengarahkan semua makhluk hidup dan memerintah mereka melalui ilham.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya aku bertawakal kepada Allah Tuhanku dan Tuhanmu. Tidak ada suatu binatang melata pun melainkan Dia-lah yang memegang ubun-ubunnya. Sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus.” (Qs. Hud, 11:56)&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6854804-108484787974302421?l=klubcintabuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/feeds/108484787974302421/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6854804&amp;postID=108484787974302421' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108484787974302421'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108484787974302421'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/05/kehidupan-sosial.html' title='Kehidupan Sosial'/><author><name>Bayu Tenoyo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6854804.post-108443426391125852</id><published>2004-05-13T14:30:00.000+07:00</published><updated>2004-09-14T08:37:46.370+07:00</updated><title type='text'>Judul Buku : Keajaiban pada Semut</title><content type='html'>Penerbit : Dzikra&lt;br /&gt;Penulis : Harun Yahya&lt;br /&gt;Situs : &lt;a href="http://www.harunyahya.com/indo/buku/semut02.htm" target="_new"&gt;Harun Yahya&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Cuplikan Pengantar :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini membahas suatu makhluk yang sudah cukup kita kenal, yang kita temui di mana-mana namun tidak pernah benar-benar kita perhatikan, makhluk yang sangat terampil, sangat sosial, dan sangat cerdas: "semut". Tujuannya adalah meninjau kehidupan penuh mukjizat makhluk mungil ini, yang tak pernah dianggap penting dalam kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;.....&lt;br /&gt;Kami yakin bahwa makhluk yang memiliki populasi tertinggi di dunia ini dapat membuka cakrawala baru bagi kita.&lt;br /&gt;.....&lt;br /&gt;Akan kita saksikan pula bahwa tak ada perbedaan sama sekali antara fosil mereka - yang tertua berusia sekitar 80 juta tahun - dan semut yang hidup sekarang, yang kira-kira berjumlah 8.800 spesies.&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;Kita akan melihat kekeliruan teori evolusi sekaligus menyaksikan penciptaan Allah yang sempurna, sebuah karya yang maha penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang, terdapat tanda-tanda bagi orang yang berakal,(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Mahasuci Engkau, peliharalah kami dari siksa neraka." (Qs. Ali'Imran, 3:190-191)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Isi :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/05/kehidupan-sosial.html"&gt;Bab 1 Kehidupan Sosial&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/05/komunikasi-dalam-masyarakat.html"&gt;Bab 2 Komunikasi dalam Masyarakat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/05/spesies-semut.html"&gt;Bab 3 Spesies Semut&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bab 4 Simbiosis&lt;br /&gt;Bab 5 Taktik Perang dan Bertahan&lt;br /&gt;Bab 6 Melestarikan Ras&lt;br /&gt;Bab 7 Makan dan Berburu&lt;br /&gt;Bab 8 Kesimpulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6854804-108443426391125852?l=klubcintabuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/feeds/108443426391125852/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6854804&amp;postID=108443426391125852' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108443426391125852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108443426391125852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/05/judul-buku-keajaiban-pada-semut.html' title='Judul Buku : Keajaiban pada Semut'/><author><name>Bayu Tenoyo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6854804.post-108418564268340034</id><published>2004-05-10T17:17:00.000+07:00</published><updated>2004-09-10T13:48:01.000+07:00</updated><title type='text'>Perhatikan Sifat Orang yang Selalu Bertahajjud</title><content type='html'>cuplikan : Bagian 9&lt;br /&gt;Judul Buku : Bersujud di Keheningan Malam&lt;br /&gt;111 Jalan Menumbuhkan Gairah Qiyamul Lail&lt;br /&gt;Penerbit : Mitra Pustaka&lt;br /&gt;Pengarang : Muhammad Shalih Ali Abdillah Ishaq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT. meberikan sifat hamba-hamba-Nya yang saleh dengan berfirman"&lt;br /&gt;"Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka." (Qs. Al-Furqan ayat 64).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustadz Sayyid Qutb dalam kitab Fi Dzilal Al-Qur'an mengatakan: Allah SWT. menyatakan tentang sifat-sifat hamba-hambaNya (yang bersujud dan berdiri pada malam hari) dengan sangat istimewa dan memberikan kedudukan tersendiri. Seakan-akan mereka adalah inti sari dari sifat-sifat kemanusiaan setelah melalui pertempuran yang panjang antara petunjuk dan kegelapan. Dalam ayat tersebut di atas dinyatakan dengan sujud dan berdiri untuk menggambarkan gerakan hamba Allah Yang Maha Pengasih pada sebagian malam ketika orang-orang sedang tidur. Mereka meniti malam untuk sujud dan berdiri kepada Tuhan mereka, mereka hanya menghadap pada Tuhan mereka dan berdiri di hadapan Nya, mereka sujud kepada Nya semata. Mereka adalah sekelompok orang yang meninggalkan tidur dan istirahat yang menyenangkan dan memilih yang lebih menyenangkan dan nikmat, yaitu sibuk menghadapakan diri kepada Tuhannya, menyandarkan ruh dan jasad kepada Nya. Ketika manusia sedang tidur, mereka bangun untuk sujud. Manusia tetap di bumi sedang mereka naik ke 'Arsy Tuhan Yang Maha Pengasih, Pemilik keagungang dan kemuliaan. (Sayyid Qutb, Fi Dzilal Al-Qur'an, III:55).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. Dan dia akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah)." (Qs. Adz-Dzariyat ayat 17-18).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaitan dengan ayat di atas ar-Razi rahimahullah mengatakan: Ayat ini menunjukkan bahwa mereka selalu bersujud dan bertahajud, lalu mereka selalu ingin agar amal ibadah mereka lebih banyak dan lebih ikhlas dari yang telah dilakukan. Mereka memohon ampun (beristighfar) atas keterlambatan melakukan ibadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah perjalanan orang yang mulia, yang selalu memperbanyak amalan mulia dengan sekuat tenaga, selalu menganggap sedikit ibadah yang telah dilakukan dan pada akhirnya ia enggan berlambat-lambat. Sedangkan orang yang hina, hanya sedikit sekali melakukan amalan tersebut dan dia menganggap amalannya sudah terlalu banyak dan menyebut-nyebut amalan tersebut. (Al-Qasimi, Mahasin at-Ta'wil) &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6854804-108418564268340034?l=klubcintabuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/feeds/108418564268340034/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6854804&amp;postID=108418564268340034' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108418564268340034'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108418564268340034'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/05/perhatikan-sifat-orang-yang-selalu.html' title='Perhatikan Sifat Orang yang Selalu Bertahajjud'/><author><name>Bayu Tenoyo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6854804.post-108418391131008414</id><published>2004-05-10T17:02:00.000+07:00</published><updated>2004-09-10T14:01:11.450+07:00</updated><title type='text'>Kesungguhan Rasulullah SAW. dalam Mengerjakan Qiyamul Lail</title><content type='html'>cuplikan : Bagian 8&lt;br /&gt;Judul Buku : Bersujud di Keheningan Malam&lt;br /&gt;111 Jalan Menumbuhkan Gairah Qiyamul Lail&lt;br /&gt;Penerbit : Mitra Pustaka&lt;br /&gt;Pengarang : Muhammad Shalih Ali Abdillah Ishaq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Al-Mughirah bin Syu'bah ra.:&lt;br /&gt;"Bahwasanya Nabi SAW. mengerjakan shalat (malam) sampai kedua kakinya bengkak. Ada yang mengatakan kepadanya:"Kenapa engkau dibebani seperti ini, padahal Allah telah mengampuni dosa-dosamu yang telah berlalu dan yang akan datang?" Nabi menjawab:"Apakah aku tidak boleh menjadi hamba yang bersyukur?" (Muttafaq'alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, senanglah mengerjakan Qiyamul Lail sebab ia bisa memberikan syafa'at dan syafa'atnya diterima Allah. Selalulah menangis karena ia adalah teman yang baik. Menerobos masuklah ke dalam barisan orang yang mengerjakan shalat, melompatlah ke padang sahara khalwat dan menghamparkan kerendahan dan pasrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, ketahuilah bahwa orang yang banyak tidur yang ditemui hanyalah mimpi.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6854804-108418391131008414?l=klubcintabuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/feeds/108418391131008414/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6854804&amp;postID=108418391131008414' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108418391131008414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108418391131008414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/05/kesungguhan-rasulullah-saw-dalam.html' title='Kesungguhan Rasulullah SAW. dalam Mengerjakan Qiyamul Lail'/><author><name>Bayu Tenoyo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6854804.post-108383469151161546</id><published>2004-05-06T16:02:00.000+07:00</published><updated>2004-09-10T14:04:09.206+07:00</updated><title type='text'>Tumbuhkan Perasaan bahwa Allah SWT. Melihat dan Mendengar Shalat Anda di Malam Hari</title><content type='html'>cuplikan : Bagian 7&lt;br /&gt;Judul Buku : Bersujud di Keheningan Malam&lt;br /&gt;111 Jalan Menumbuhkan Gairah Qiyamul Lail&lt;br /&gt;Penerbit : Mitra Pustaka&lt;br /&gt;Pengarang : Muhammad Shalih Ali Abdillah Ishaq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwasanya kamu berdiri (sembahyang) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam, atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersama kamu." (Qs. Al-Muzammil ayat 20).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustadz Sayyid Qutb rahimahullah memberikan penjelasan tentang ayat tersebut:"..maksudnya adalah bahwa Dia melihat Anda, melihat berdiri anda, dan shalat anda. Anda dan golongan orang-orang yang bersama anda menuju ke timbangan Allah. Tuhan anda mengetahui bahwa lambung anda jauh dari tempat tidur, Dia mengetahui anda meninggalkan hangatnya tempat tidur pada malam hari yang dingin, anda tidak mendengarkan panggilan tempat tidur anda yang indah, dan anda mendengarkan panggilan Allah. (Sayid Qutb, Fi Dzilal Al-Qur'an, VI:177).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6854804-108383469151161546?l=klubcintabuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108383469151161546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108383469151161546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/05/tumbuhkan-perasaan-bahwa-allah-swt.html' title='Tumbuhkan Perasaan bahwa Allah SWT. Melihat dan Mendengar Shalat Anda di Malam Hari'/><author><name>Bayu Tenoyo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6854804.post-108381563443993389</id><published>2004-05-06T10:01:00.000+07:00</published><updated>2004-09-10T14:04:41.793+07:00</updated><title type='text'>Qiyamul Lail dapat Menjauhkan Diri dari Kelalaian Hati</title><content type='html'>cuplikan : Bagian 6&lt;br /&gt;Judul Buku : Bersujud di Keheningan Malam&lt;br /&gt;111 Jalan Menumbuhkan Gairah Qiyamul Lail&lt;br /&gt;Penerbit : Mitra Pustaka&lt;br /&gt;Pengarang : Muhammad Shalih Ali Abdillah Ishaq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelalaian merupakan penyakit yang berbahaya. Hati seseorang dapat terjerumus ke dalamnya bila ia terlalu sering melakukan hal-hal yang mubah sehingga malas melakukan ketaatan, tenggelam dalam kenikmatan dan jarang sekali bermunajat kepada Tuhan Yang Menguasai langit dan bumi ini. Obat yang paling manjur untuk mengobati penyakit tersebut adalah mengerjakan Qiyamul Lail, dengan memohon izin kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Abudullah bin Amr bin al-Ash ra., bahwasanya Nabi saw. pernah bersabda:&lt;br /&gt;"Barangsiapa yang ber-qiyam dengan membaca sepuluh ayat, ia tidak akan dicatat sebagai orang lalai. Barangsiapa yang ber-qiyam dengan membaca seratus ayat ia dicatat sebagai orang yang selalu taat. Barangsiapa yang ber-qiyam dengan membaca seribu ayat ia dicatat sebagai orang yang memiliki harta banyak." (Diriwayatkan oleh Abu Dawud, dan Ibnu Huzaimah dalam kitab Sahihnya. Al-Albani menganggap hadis ini hasan dalam kitabnya Shahih at-Targhib wa at-Tarhib nomor 635).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwasanya Nabi saw. pernah bersabda :&lt;br /&gt;"Barangsiapa yang mengerjakan shalat pada malam hari dengan membaca seratus ayat maka ia tidak akan dicatat sebagai orang lalai, dan barangsiapa yang mengerjakan shalat pada malam hari dengan membaca dua ratus ayat maka sungguh ia akan dicatat sebagai orang yang selalu taat dan ikhlas." (Diriwayatkan oleh Al-Hakim dalam kitab al-Mustadrak, ia katakan hadis ini sahih menurut kriteria Muslim. Adz-Dzahabi juga menetapkan demikian).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yahya bin Mu'adz ar-Razi rahimahullah mengatakan:Obat hati ada lima macam, yaitu membaca Al-Qur'an dengan merenungkan isinya, mengosongkan perut atau tidak memperbanyak makan, Qiyamul Lail, memohon dan merendahkan diri ketika waktu menjelang subuh, dan berkumpul dengan orang saleh. (Ibn al-Jauzi, Shifah ash-Shafwah, IV:92). &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6854804-108381563443993389?l=klubcintabuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108381563443993389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108381563443993389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/05/qiyamul-lail-dapat-menjauhkan-diri.html' title='Qiyamul Lail dapat Menjauhkan Diri dari Kelalaian Hati'/><author><name>Bayu Tenoyo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6854804.post-108375015887778002</id><published>2004-05-05T16:22:00.000+07:00</published><updated>2004-09-10T14:05:18.563+07:00</updated><title type='text'>Tidur Miring ke Kanan</title><content type='html'>cuplikan : Bagian 5&lt;br /&gt;Judul Buku : Bersujud di Keheningan Malam&lt;br /&gt;111 Jalan Menumbuhkan Gairah Qiyamul Lail&lt;br /&gt;Penerbit : Mitra Pustaka&lt;br /&gt;Pengarang : Muhammad Shalih Ali Abdillah Ishaq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidur miring ke kanan juga dapat membantu dalam meningkatkan gairah Qiyamul Lail. Hal ini mengikuti tindakan Rasulullah saw. Dengan tidur miring ke kanan kita akan lebih cepat bangun dan tidak akan terlelap dalam tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa beliau telah bersabda :&lt;br /&gt;"Jika diantara kalian beranjak ke tempat tidur hendaklah meneliti selimutnya, karena ia tidak tahu apa yang akan menimpanya nanti (mungkin ada hewan melata atau lainnya yang ada di dalamnya). Kemudian berbaringlah miring ke arah kanan, lalu membaca: 'Dengan menyebut nama-Mu Tuhan, aku meletakkan lambungku, dan dengan (menyebut nama)-Mu aku mengangkatnya. Jika Engkau menahan jiwaku maka kasihanilah dia dan jika Engkau membebaskannya maka jagalah dia sebagaimana Engkau menjaga jiwa hamba-hamba Mu yang saleh." (Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Muslim, dan Abu Dawud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengarkan juga pada penjelasan al-Allamah Ibn al-Qayyim : Ia mengatakan, tidurnya Nabi saw. dengan berbaring ke arah kanan mengandung suatu rahasia, yaitu, bahwa hati itu bergantung di sisi kiri. Jika seseorang tidur ke sisi kiri maka tidurnya akan lelap, karena hatinya dalam keadaan istirahat sehingga tidurnya menjadi kuat. Jika seseorang tidur ke arah kanan maka pikirannya masih aktif sehingga ia tidak bisa tidur lelap dan akan berusaha untuk miring ke arah kiri. Karena alasan inilah para dokter menyarankan untuk tidur miring ke arah kiri agar istirahatnya sempurna dan dapat tidur dengan baik. Syar'i menganjurkan tidur miring ke arah kanan agar tidurnya tidak terlelap, sehingga ia tidak melupakan shalat malam. Tidur miring ke arah kanan lebih bermanfaat bagi hati, sedang tidur miring ke arah kiri lebih bermanfaat bagi tubuh (Ibn al-Qayyim, Zad al-Ma'ad,I:32)&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6854804-108375015887778002?l=klubcintabuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108375015887778002'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108375015887778002'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/05/tidur-miring-ke-kanan.html' title='Tidur Miring ke Kanan'/><author><name>Bayu Tenoyo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6854804.post-108372812732869693</id><published>2004-05-05T10:18:00.000+07:00</published><updated>2004-09-10T14:06:19.353+07:00</updated><title type='text'>Puncak Kesenangan Generasi Terdahulu dalam Mengerjakan Qiyamul Lail</title><content type='html'>cuplikan : Bagian 4&lt;br /&gt;Judul Buku : Bersujud di Keheningan Malam&lt;br /&gt;111 Jalan Menumbuhkan Gairah Qiyamul Lail&lt;br /&gt;Penerbit : Mitra Pustaka&lt;br /&gt;Pengarang : Muhammad Shalih Ali Abdillah Ishaq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang tidak dapat merasakan manisnya shalat, lezatnya bermunajat, dan nikmatnya berkhalwat dengan Allah serta selalu ingin melakukannya sebelum shalat tersebut diposisikan sebagai obat dalam hatinya. Tahap selanjutnya shalat menjadi penyejuk bagi penglihatannya, penyenang bagi ruhaninya, pembuka hatinya, penangkal segala penyakit, penghilang keragu-raguan, penyingkap kesedihan hati, dan membuat senang pada jiwanya. Siapa saja yang bisa merasakan semua itu ia akan mengetahui manisnya shalat. Orang-orang saleh jaman dahulu juga merasakan hal-hal demikian dalam shalatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah bin Wahab rahimahullah mengatakan :&lt;br /&gt;"Setiap kelezatan dunia itu hanya memiliki satu kelezatan, berbeda dengan ibadah. Sesungguhnya ibadah itu memiliki tiga kelezatan. Yaitu ketika aku melaksanakannya, ketika aku mengingat-ingatnya, dan ketika aku mendapatkan pahalanya (Ibnu al-Kharrath, ash-Shalat wa at-Tahajjud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tsabit al-Banani rahimahullah berkata:&lt;br /&gt;"Aku tidak dapat menemukan sesuatu yang paling lezat dalam hatiku selain Qiyamul Lail." (Asy-Sya'rani, Tanbih al-Mughtarin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Sulaiman ad-Darani rahimahullah berkata:&lt;br /&gt;"Sungguh waktu malamnya orang yang ahli taat itu lebih nikmat daripada main-mainnya orang yang suka bermain-main (Abu Nu'aim, Hilyah al-Auliya', X:15).&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6854804-108372812732869693?l=klubcintabuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108372812732869693'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108372812732869693'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/05/puncak-kesenangan-generasi-terdahulu.html' title='Puncak Kesenangan Generasi Terdahulu dalam Mengerjakan Qiyamul Lail'/><author><name>Bayu Tenoyo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6854804.post-108372404389122083</id><published>2004-05-05T09:10:00.000+07:00</published><updated>2004-09-10T14:07:04.250+07:00</updated><title type='text'>Rasulullah saw. Menyeru Anda untuk Mengerjakan Qiyamul Lail </title><content type='html'>cuplikan : Bagian 3&lt;br /&gt;Judul Buku : Bersujud di Keheningan Malam&lt;br /&gt;111 Jalan Menumbuhkan Gairah Qiyamul Lail&lt;br /&gt;Penerbit : Mitra Pustaka&lt;br /&gt;Pengarang : Muhammad Shalih Ali Abdillah Ishaq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Bilal ra., bahwasanya Nabi saw. bersabda:&lt;br /&gt;"Hendaknya kalian mengerjakan Qiyamul Lail, sesungguhnya itu adalah kebiasaan orang-orang saleh sebelum kamu, pendekatan kepada Allah Ta'ala, dapat mencedgah dari berbuat dosa, menghapus kejahatan dan menjauhkan penyakit dari badan." (Diriwayatkan oleh at-Turmudzi, al-Baihaqi, dan al Hakim. Al-Hakim mensahihkan hadits ini sesuai dengan kriteria al-Bukhari. Adz-Dzahabi juga menetapkan demikian).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Mu'az bin Jabal, ia mengatakan:&lt;br /&gt;"Aku bertanya kepada Rasulullah saw: "Wahai Rasulullah, beritahukan kepadaku tentang amalan yang dapat memasukkanku ke dalam surga dan menjauhkanku dari neraka!" Nabi menjawab: "Engkau telah menanyakan suatu yang agung, sesungguhnya hal itu mudah bagi orang yang dimudahkan oleh Allah. Yaitu engkau menyembah Allah dan tidak mempersekutukan Dia dengan sesuatu, mendirikan shalat yang diwajibkan, membayar zakat diberikan kepada orang yang ditentukan, puasa di bulan Ramadhan, berhaji ke Baitullah. Bukankah telah aku tunjukkan kepadamu tentang pintu-pintu kebaikan? Puasa adalah perisai (dari api neraka), sedekah dapat memadamkan kesalahan seperti api dapat memadamkan api, dan shalatnya seseorang di tengah malam." Kemudian Nabi membaca ayat : "Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya." [as-Sajdah ayat 16]) (Diriwayatkan oleh at-Turmudzi, ia katakan hadis ini hasan sahih. Diriwayatkan juga oleh al-Hakim dalam kitab al-Mustadrak, ia katakan, hadis ini sahih menurut kriteria Bukhari dan Muslim. Adz-Dzahabi sependapat dengannya). &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6854804-108372404389122083?l=klubcintabuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108372404389122083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108372404389122083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/05/rasulullah-saw-menyeru-anda-untuk.html' title='Rasulullah saw. Menyeru Anda untuk Mengerjakan Qiyamul Lail '/><author><name>Bayu Tenoyo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6854804.post-108364843063349173</id><published>2004-05-04T13:03:00.000+07:00</published><updated>2004-09-10T14:07:39.623+07:00</updated><title type='text'>Tumbuhkan Perasaan bahwa Tuhan Menyeru Anda untuk Mengerjakan Qiyamul Lail </title><content type='html'>&lt;h2&gt;Tumbuhkan Perasaan bahwa Tuhan Menyeru Anda untuk Mengerjakan Qiyamul Lail &lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;cuplikan : Bagian 2&lt;br /&gt;Judul Buku : Bersujud di Keheningan Malam&lt;br /&gt;111 Jalan Menumbuhkan Gairah Qiyamul Lail&lt;br /&gt;Penerbit : Mitra Pustaka&lt;br /&gt;Pengarang : Muhammad Shalih Ali Abdillah Ishaq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu faktor pendorong meningkatkan gairah mengerjakan Qiyamul Lail dan bermunajat kepada Nya adalah dengan menumbuhkan perasaan di dalam hati dan pikiran bahwa Allah menyeru dan memanggil untuk berdiri (qiyam) dan bermunajat di kegelapan malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hai orang yang berselimut (Muhammad). Bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya). (Yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit. Atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al-Qur'an itu dengan perlahan-lahan." (Qs. Al-Muzammil ayat 1-4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sa'd bin Hisyam bin Amir pernah berkata kepada Aisyah ra.: "Beritahu aku tentang ibadah malam Rasulullah saw." Aisyah menjawab: "Apakah engkau belum membaca surat 'Hai orang yang berselimut....(surat Muzammil di atas) ?" Aku berkata:"Sudah." Aisyah berkata:"Allah Azza wa Jalla telah memfardhukan (mewajibkan) Qiyamul Lail dengan pembukaan surat ini. Nabi saw. mengerjakannya selama satu tahun. Allah menahan penutup surat ini selama dua belas bulan berada di langit sampai akhirnya Allah menurunkan keringanan pada akhir surat ini, kemudian Qiyamul Lail menjadi sunnat, yang sebelumnya difardhukan." (Diriwayatkan oleh Muslim dalam kitab Sahihnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji" (Qs. al Isra' ayat 79)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaitan dengan ayat tersebut Sayyid Qutb mengatakan: ayat "mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji", seseorang mendapatkan tempat yang terpuji tersebut disebabkan karena ia mengerjakan shalat, mebaca Al Qur'an, dan tahajjud, juga karena hubungan yang terus menerus dengan Allah. Ini adalah media yang membawa seseorang mendapatkan tempat terpuji. Rasulullah saw. telah diperintahkan untuk mengerjakan shalat tahajjud dan membaca Al Quran agar beliau mendapatkan tempat yang terpuji, padahal beliau adalah orang yang sudah terpilih. Oleh karena itu, betapa hal ini lebih diperlukan bagi orang lain yang ingin mendapatkan tempat yang terpuji tersebut. Inilah jalan dan bekal perjalanan bagi orang yang ingin mendapatkan tempat terpuji. (Sayyid Qutb, Fi Dzilal Al Qur'an, VI:168)&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6854804-108364843063349173?l=klubcintabuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108364843063349173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108364843063349173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/05/tumbuhkan-perasaan-bahwa-tuhan-menyeru.html' title='Tumbuhkan Perasaan bahwa Tuhan Menyeru Anda untuk Mengerjakan Qiyamul Lail '/><author><name>Bayu Tenoyo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6854804.post-108364682268461618</id><published>2004-05-04T11:45:00.000+07:00</published><updated>2004-09-10T14:08:13.093+07:00</updated><title type='text'>Kerjakan dengan Ikhlas karena Allah SWT.</title><content type='html'>cuplikan : Bagian 1&lt;br /&gt;Judul Buku : Bersujud di Keheningan Malam&lt;br /&gt;111 Jalan Menumbuhkan Gairah Qiyamul Lail&lt;br /&gt;Penerbit : Mitra Pustaka&lt;br /&gt;Pengarang : Muhammad Shalih Ali Abdillah Ishaq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhlas kepada Allah SWT merupakan inti dari ketaatan dan pendekatan kepadaNya, kunci diterimanya kesalehan, dan sebab untuk mendapatkan pertolongan dan petunjuk dari-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta'atan kepada Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus" (Qs Al Bayyinah ayat 5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan Abu Hurairah ra., bahwa Nabi Muhammad saw., bersabda:&lt;br /&gt;"Barangsiapa mempelajari ilmu (yang seharusnya) untuk mendapatkan ridha dari Allah, tetapi ia mempelajarinya hanya untuk mendapatkan materi duniawi, maka ia tidak akan mencium aroma surga kelak pada hari Kiamat." (Diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Dawud, al-Albani menilainya sahih dalam kitab Shahih al-Jami' nomor 2159)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang saleh terdahulu memberikan nasihat, agar suatu ketaatan itu ikhlas hanya untuk mendapatkan keridhaan dari Allah, tidak untuk riya'(pamer), atau untuk didengar oleh orang lain. Diantara ketaatan itu adalah Qiyamul Lail, menghidupkan malam dengan aneka peribadatan. &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6854804-108364682268461618?l=klubcintabuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108364682268461618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108364682268461618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/05/kerjakan-dengan-ikhlas-karena-allah.html' title='Kerjakan dengan Ikhlas karena Allah SWT.'/><author><name>Bayu Tenoyo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6854804.post-108321986717248633</id><published>2004-04-29T13:27:00.000+07:00</published><updated>2004-09-14T08:29:17.383+07:00</updated><title type='text'>Judul Buku : Bersujud di Keheningan Malam </title><content type='html'>111 Jalan Menumbuhkan Gairah Qiyamul Lail&lt;br /&gt;Penerbit : Mitra Pustaka&lt;br /&gt;Pengarang : Muhammad Shalih Ali Abdillah Ishaq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini berisi 111 hal yang dapat digunakan sebagai panduan atau acuan untuk menumbuhkan semangat menunaikan sholat Tahajud di malam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal-hal tersebut adalah :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/05/kerjakan-dengan-ikhlas-karena-allah.html"&gt;1. Kerjakan dengan Ikhlas karena Allah SWT&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/05/tumbuhkan-perasaan-bahwa-tuhan-menyeru.html"&gt;2. Tumbuhkan Perasaan bahwa Tuhan Menyeru Anda untuk Mengerjakan Qiyamul Lail&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/05/rasulullah-saw-menyeru-anda-untuk.html"&gt;3. Rasulullah SAW Menyeru Anda untuk Mengerjakan Qiyamul Lail&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/05/puncak-kesenangan-generasi-terdahulu.html"&gt;4. Puncak Kesenangan Generasi Terdahulu dalam Mengerjakan Qiyamul Lail&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/05/tidur-miring-ke-kanan.html"&gt;5. Tidur Miring ke Kanan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/05/qiyamul-lail-dapat-menjauhkan-diri.html"&gt;6. Qiyamul Lail dapat Menjauhkan Diri dari Kelalaian Hati&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/05/tumbuhkan-perasaan-bahwa-allah-swt.html"&gt;7. Tumbuhkan Perasaan bahwa Allah SWT Melihat dan Mendengar Shalat Anda di Malam Hari&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/05/kesungguhan-rasulullah-saw-dalam.html"&gt;8. Kesungguhan Rasulullah SAW dalam Mengerjakan Qiyamul Lail&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/05/perhatikan-sifat-orang-yang-selalu.html"&gt;9. Perhatikan Sifat Orang yang Selalu Bertahajud&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;10. Berdo kepada Allah agar Dimudahkan Bangun&lt;br /&gt;11. Tidurlah dalam Keadaan Suci&lt;br /&gt;12. Senyuman Allah SWT terhadap Orang yang Berqiyamul Lail&lt;br /&gt;13. Nabi SAW tidak pernah Meninggalkan Qiyamul Lail walaupun sedang Sakit&lt;br /&gt;14. Puncak Kesungguhan Para Sahabat dalam Berqiyamul Lail&lt;br /&gt;15. Segeralah Tidur Setelah Shalat Isya'&lt;br /&gt;16. Qiyamul Lail Menyebabkan Orang Mendapatkan Anugrah Bidadari&lt;br /&gt;17. Berniatlah Bangun untuk Mengerjakan Qiyamul Lail ketika akan Tidur&lt;br /&gt;18. Allah SWT Membanggakan Orang yang Mengerjakan Qiyamul Lail di Hadapan para Malaikat&lt;br /&gt;19. Nabi SAW tidak pernah Meninggalkan Qiyamul Lail walaupun di Medan Perang&lt;br /&gt;20. Puncak Kesungguhan Orang-orang Saleh Terdahulu dalam Mengerjakan Qiyamul Lail&lt;br /&gt;21. Jauhi Dosa dan Kemaksiatan&lt;br /&gt;22. Sebelum Tidur Bacalah Doa-doa yang Disyariatkan&lt;br /&gt;23. Ketahuilah Pahala Besar yang akan Diberikan Allah kepada Orang yang Mengerjakan Qiyamul Lail&lt;br /&gt;24. Rasulullah SAW tidak pernah Meninggalkan Qiyamul Lail Meski dalam Perjalanan&lt;br /&gt;25. Puncak Kesungguhan Wanita-wanita Terdahulu dalam Mengerjakan Qiyamul Lail&lt;br /&gt;26. Ketahuilah, Betapa Sedikit dan Jarangnya Orang yang Mengerjakan Qiyamul Lail&lt;br /&gt;27. Qiyamul Lail Menyebabkan Hati menjadi Lapang dan Bahagia&lt;br /&gt;28. Jangan Terlalu banyak Makan dan Minum&lt;br /&gt;29. Pilihlah Tempat tidur yang Memudahkan Bangun Malam&lt;br /&gt;30. Mengetahui bahwa Nabi SAW selalu Membimbing Para Istrinya untuk Mengerjakan Qiyamul Lail&lt;br /&gt;31. Mengetahui Betapa Senang Para Khalifah dan Umara' Mengerjakan Qiyamul Lail&lt;br /&gt;32. Tumbuhkan Perasaan bahwa Setan Selalu Menggoda agar Anda Tidak Mengerjakan Qiyamul Lail&lt;br /&gt;33. Qiyamul Lail Menyebabkan Kemenangan dalam Jihad Melawan Musuh&lt;br /&gt;34. Jangan Memakai Selimut yang Banyak dan Tebal ketika Tidur&lt;br /&gt;35. Rasulullah SAW selalu Membimbung Putra-putranya untuk Mengerjakan Qiyamul Lail&lt;br /&gt;36. Perhatikan Munajatnya Para Peniti Malam kepada Tuhan&lt;br /&gt;37. Qiyamul Lail dapat Menyelamatkan Diri dari Api Neraka&lt;br /&gt;38. Jangan Tidur Berlebihan&lt;br /&gt;39. Nasihat Generasi Terdahulu dalam Menganjurkan Qiyamul Lail&lt;br /&gt;40. Introspeksi Diri dan Mencelanya bila Meninggalkan Qiyamul Lail&lt;br /&gt;41. Rasulullah SAW Menyeru Kita untuk Berlomba Mengerjakan Qiyamul Lail&lt;br /&gt;42. Orang Terdahulu Tetap Mengerjakan Qiyamul Lail Walaupun di Medan Perang&lt;br /&gt;43. Qiyamul Lail Menyebabkan Kemenangan Masuk Surga&lt;br /&gt;44. Lawanlah Nafsu dan Paksakan Dirimu Bangun&lt;br /&gt;45. Bacalah Selalu Doa-doa yang Dianjurkan ketika Baru Bangun Tidur&lt;br /&gt;46. Qiyamul Lail dapat Meringankan Lamanya Berdiri pada Hari Kiamat&lt;br /&gt;47. Rasul SAW Selalu Mencari Para Sahabat dan Membangunkannya untuk Mengerjakan Qiyamul Lail&lt;br /&gt;48. Penyesalan dan Tangisan Orang-orang Terdahulu karena Meninggalkan Qiyamul Lail&lt;br /&gt;49. Qiyamul Lail dapat Menghapus Kejahatan&lt;br /&gt;50. Berusahalah Memakan Makanan yang Halal&lt;br /&gt;51. Saling Menasehati untuk Mengerjakan Qiyamul Lail&lt;br /&gt;52. Cara Orang Saleh Dahulu Saling Menasehati untuk Mengerjakan Qiyamul Lail&lt;br /&gt;53. Qiyamul Lail adalah Kemuliaan Hakiki bagi Orang Muslim&lt;br /&gt;54. Kesungguhan Usaha Para Ulama dalam Mengerjakan Qiyamul Lail&lt;br /&gt;55. Didiklah Jiwamu untuk Bercita-cita tinggi dan Bergantung pada Yang Maha Tinggi&lt;br /&gt;56. Qiyamul Lail dapat Menyambungkan Hubungan dengan Allah SWT&lt;br /&gt;57. Bayangkan Surga dan Kenikmatannya&lt;br /&gt;58. Percikkan Air ke Muka ketika Bangun Tidur&lt;br /&gt;59. Qiyamul Lail Menyebabkan Orang Meninggal dengan Husnul Khatimah&lt;br /&gt;60. Generasi Terdahulu Lebih Senang Mengerjakan Qiyamul Lail daripada Bercengkerama dengan Istri atau anaknya.&lt;br /&gt;61. Curigailah Nafsu yang Akan Meninggalkan Qiyamul Lail&lt;br /&gt;62. Bayangkan Neraka dan Siksaannya&lt;br /&gt;63. Qiyamul Lail Menyebabkan Doa Terkabul&lt;br /&gt;64. Bersiwak Ketika Bangun Tidur&lt;br /&gt;65. Tekun Mengerjakan Qiyamul Lail dapat Menjauhkan dari Dosa&lt;br /&gt;66. Para Wanita Terdahulu Membangunkan Suaminya untuk Mengerjakan Qiyamul Lail&lt;br /&gt;67. Hukumlah Dirimu Jika Meninggalkan Qiyamul Lail&lt;br /&gt;68. Qiyamul Lail Menjadikan Orang Teguh berada di Jalan yang Lurus&lt;br /&gt;69. Zuhud terhadap Dunia&lt;br /&gt;70. Mengerjakan Qiyamul Lail dengan Sesekali Berjama'ah&lt;br /&gt;71. Qiyamul Lail Mendatangkan Kecintaan Allah&lt;br /&gt;72. Jauhi Banyak Tertawa dan Bergurau&lt;br /&gt;73. Orang-orang Terdahulu Hanya Menginginkan Hidup Mengerjakan Qiyamul Lail&lt;br /&gt;74. Gantungkan Hati Pada Akhirat&lt;br /&gt;75. Qiyamul Lail Menyebabkan Muka Berkilau dan Bercahaya&lt;br /&gt;76. Batasi Angan-anganmu, Perbanyak Mengingat Mati&lt;br /&gt;77. Qiyamul Lail Membantu Meringankan Beban Kesulitan yang Besar&lt;br /&gt;78. Bangunkan Istri dan Keluarga untuk Mengerjakan Qiyamul Lail&lt;br /&gt;79. Qiyamul Lail Menjadi Penolong di Hari Kiamat&lt;br /&gt;80. Orang Terdahulu Sedih bila Meninggalkan Qiyamul Lail ketika Sekarat&lt;br /&gt;81. Didiklah Dirimu untuk Berlomba-lomba Melakukan Ketaatan&lt;br /&gt;82. Orang yang Mengerjakan Qiyamul Lail Lebih Mendapat Simpati Orang Lain&lt;br /&gt;83. Ingatllah Alam Kubur dan Kesengsaraannya&lt;br /&gt;84. Qiyamul Lail Menyebabkan Kemenangan Mendapatkan Rahmat Allah&lt;br /&gt;85. Mintalah Orang Lain Membangunkanmu untuk Mengerjakan Qiyamul Lail&lt;br /&gt;86. Generasi Terdahulu Senang dengan Datangnya Malam dan Sedih ketika Berpisah dengan Malam&lt;br /&gt;87. Tekun dan Rutin Mengerjakan Qiyamul Lail&lt;br /&gt;88. Bayangkan Hari Kiamat dan Kesengsaraannya&lt;br /&gt;89. Bukalah Qiyamul Lail dengan Mengerjakan Shalat Dua Raka'at Pendek&lt;br /&gt;90. Generasi Terdahulu Membagi Malam dengan Orang Lain&lt;br /&gt;91. Ketahuilah Nilai Penting Waktu-waktu Malam dan Akhir Malam&lt;br /&gt;92. Qiyamul Lail dapat Menangkal Penyakit Fisik&lt;br /&gt;93. Memperpanjang Shalat Secara Bertahap dan Menambah Raka'atnya&lt;br /&gt;94. Generasi Terdahulu Tetap Mengerjakan Qiyamul Lail walaupun sedang Sakit.&lt;br /&gt;95. Malaikat Mendengarkan Orang yang Mengerjakan Qiyamul Lail&lt;br /&gt;96. Qiyamul Lail Mengajarkan Keikhlasan pada Jiwa&lt;br /&gt;97. Generasi Terdahulu Mendidik Istri dan Ibunya untuk Mengerjakan Qiyamul Lail&lt;br /&gt;98. Qiyamul Lail juga Disyari'atkan pada Umat Terdahulu&lt;br /&gt;99. Pergunakan Cara yang dapat Menghilangkan Kantuk ketika Shalat&lt;br /&gt;100. Generasi Terdahulu Selalu Mengajarkan Qiyamul Lail kepada Anak-anaknya&lt;br /&gt;101. Ketika engkau Tidur, Binatang pun Berdzikir kepada Allah&lt;br /&gt;102. Qiyamul Lail Membersihkan Jiwa dari Berbagai Penyakit&lt;br /&gt;103. Cara Generasi Terdahulu Mengajarkan Qiyamul Lail pada Tamunya&lt;br /&gt;104. Kerjakan Shalat dengan Berdiri atau Duduk&lt;br /&gt;105. Qiyamul Lail Mendidik Jiwa untuk Selalu Bergantung pada Allah&lt;br /&gt;106. Generasi Terdahulu Selalu Mengajarkan Qiyamul Lail kepada Muridnya&lt;br /&gt;107. Qiyamul Lail Menyebabkan Mendapatkan Taufiq, Pertolongan dan Pemahaman&lt;br /&gt;108. Qadha'lah Qiyamul Lail pada Siang Hari bila Tidak Mengerjakan di Malam Hari&lt;br /&gt;109. Generasi Terdahulu Selalu Rutin Mengerjakan Qiyamul Lail walaupun dalam Perjalanan&lt;br /&gt;110. Tidurlah Sebentar pada Siang Hari&lt;br /&gt;111. Keutamaan Shalat Malam Dibanding Shalat di Siang Hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, mudah-mudahan bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6854804-108321986717248633?l=klubcintabuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108321986717248633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108321986717248633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/04/judul-buku-bersujud-di-keheningan.html' title='Judul Buku : Bersujud di Keheningan Malam '/><author><name>Bayu Tenoyo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6854804.post-108312304433390048</id><published>2004-04-28T10:29:00.000+07:00</published><updated>2004-09-10T14:09:26.983+07:00</updated><title type='text'>Rencana</title><content type='html'>Rencananya situs ini berisi resensi atau rangkuman dari buku.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6854804-108312304433390048?l=klubcintabuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108312304433390048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6854804/posts/default/108312304433390048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klubcintabuku.blogspot.com/2004/04/rencana.html' title='Rencana'/><author><name>Bayu Tenoyo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry></feed>
